At The Crossroad


Hari senin kemarin, baru aja mengambil keputusan penting yang bakal berpengaruh cukup besar di kemudian hari. Sempet merasa di persimpangan juga, karena ada rasa takut apakah keputusan yang diambil salah, malah mati konyol. Tapi setelah dipikir dengan tenang, akhirnya mantap juga memutuskan untuk resign, meski agak berat juga harus berpisah dengan rekan kerja yang udah cocok, lingkungan yang nyaman, comfort sekali (kecuali load kerjanya yang gila-gilaan). Rencana ke depan udah ada, tapi belum tau apakah bisa dijadikan fondasi yang cukup kuat, yang aku tau cuma satu, follow what my heart says. Kalau dibilang udah menemukan comfort-zone sih, mungkin juga, tapi jadi mikir kapan berkembangnya kalo terlena ama comfort, ya gitu-gitu aja deh. Jadi pas udah ada arah kemana aku harus melangkah mengikuti passion-ku di bidang internet, aku tinggalin tuh comfort zone. Sering kali kesempatan tidak datang dua kali, karena itu ketika dia datang, aku harus ambil keputusan kemana harus melangkah, no regret.

Sometimes we have to let go what’s in our hands, in order to reach something better. Hopefully, it’s for the best.

Information and Links

Join the fray by commenting, tracking what others have to say, or linking to it from your blog.


Other Posts
Farewell PTMB
Xiao Bao (My Mini Shih Tzu)

Write a Comment

Take a moment to comment and tell us what you think. Some basic HTML is allowed for formatting.

Reader Comments

no regret, maju terus, moga2 tambah sukses!

Look, if you had one shot, or one opportunity…
To seize everything you ever wanted-One moment…
Would you capture it or just let it slip?

~Eminem, Lose Yourself

@ron~, thanks ronald for your support

@hz, I do my best to capture it :)

I have only one word: “Wow !”.

@sin, wow mu itu positif ato negatif ?

Very good~ ganbatte, Yen !!

Hehe jadi inget cerita tentang monyet yang berusaha ngambil kacang dlm toples.

Dia ambil kacang banyak banget sampai tangannya nggak bs keluar dr toples, jadinya malah si monyet ketangkep karena ngotot nggak mau ngelepasin itu kacang dr genggaman dia.

Aku gak nyamain kamu sama monyet Yen — LOL ! Soalnya beda antara kamu sama si monyet itu: you’re willing to let it go.

I was in pretty much the same situation as you 3 months ago: found a comfortable workplace but at the same time wanting to get away to do something better, to achieve something higher. So yes, I dropped it and moved on~ and how am I soo relieved and happy w/ the new job.

Thank lev for dropping by and giving me your support, really appreciate that. Hopefully I’m going to be happy with my new job too.

Lho wes lepas kerja toh yen…so what’s your new job?

Ya memang comfort zone bisa menghanyutkan…ingat aja cerita ini: tidak ada ikan yang suka ngikuti arus, semua melawan arus. Hanya ikan mati/dying aja yg mau ikuti arus:P

Stay alert my friend…

@kusuma, udah ngomong kalo resign, per 1 februari 2008, aku udah lepas dari sana. My new job would be an internet marketer, full time blogger :)

Wah kayake akan lbh nyondong ke blogging ya? apa yg bakal di leverage: adsense? adbrite? affiliate programs? pay per post?

Still using wordpress?

“Wow”-ku positif-lah ! I know you can do it.

@kusuma, I will focus on adsense and affiliate, at the moment …

@sin, thanks :)

Sip sip, mantap abis. Jangan lupa ngajarin gw ya. thank you, semoga sukses

tj : emang yenny mau ngajarin ta?

foto kamu imut banget deh..

wah, @fansgelap yang kamu maksud imut foto tj ato foto aku :D