Krisis Global 2008, Saatnya Beli Saham ?
Akibat krisis subprime mortgage loan di U.S, plus tumbangnya Lehman Brothers, U.S lagi krisis keungan yang imbasnya memanggil semua investor U.S yang masukkin dananya ke negara lain untuk masukkin balik duit mereka ke U.S. Indonesia salah satunya kena imbas, semua investor U.S pada panic sell semua saham mereka untuk dapetin $$$, dan bawa lari semuanya keluar dari Indonesia. Akibatnya rupiah melemah gak keruan, sampai mencapai 10,000 = 1 USD (seneng karena gajiku $$$, tapi sedih karena artinya Indonesia sedang dalam keadaan agak gawat, pengangguran bakal banyak kalau dibiarin terus). Semua index saham juga turun drastis, rata-rata 60%-70%, ouch !
Apa bakal terjadi krisis moneter seperti tahun 1997-1998 ? Semoga enggak deh, gak mau kerusuhan lagi. Nah kenapa ini aku tulis di blog, mungkin sebagai bentuk catatan kapan pertama kali aku mulai belajar tentang saham … hehehe …
Sekarang lagi pengen investasi dalam bentuk saham yang long term (investor), bukan model hit and run (trader), karena sepertinya hati ini lebih tentram kalo long term, ketimbang short yang harus pantau tiap hari, jantungan, phew…obat mahal ouy. Nah, disaat ini harga-harga saham lagi murah-murahnya, apakah ini merupakan saat yang tepat untuk mengkoleksi ? Hm…dunno, masih dalam tahap belajar menganalisa saham mana yang punya prospek dan murah, supaya pada saatnya nanti bisa dipanen dengan hasil yang melimpah. Apalagi kok kebetulan ada seorang pakar yang bersedia ngajarin soal saham, analisa, ini, itu dengan gratis hihihi … if you read this, you know who you are.
Menurut temenku ini, sebagai investor, kita benar-benar harus berpikir 1000x sebelum memasuki pasar, karena harus menunggu moment yang tepat. Jika sudah masuk, ya sudah, tenang-tenang aja, tunggu waktunya memanen. Sedangkan trader, mungkin pertimbangannya nggak cukup banyak, karena ntar begitu naik dikit, dia bisa jual lagi, trus beli lagi yang lain, dan seterusnya, trading tiap hari, mantau tiap hari. Nah kuncinya, gimana kita bisa menganalisa, mo dibawa kemana 5 -10 tahun itu harga sahamnya, itu yang susah … dan sedang dalam proses belajarku, semoga bisa lulus
Saham lokal yang lagi aku incar saat ini : Kimia Farma dan Bakrie Sumatera (Pertanian).
Harga Kimia Farma awalnya Rp 150/lembar - Rp 170/lembar sekarang setelah krisis jadi Rp 99/lembar.
Sedangkan Bakrie, dari harga awal Rp 600/lembar - Rp 700/lembar, sekarang jadi sekitar Rp 200/lembar - Rp 270/lembar.
Kalau beli Kimia Farma, dapat quantity lebih banyak ketiimbang Bakrie, sedangkan menurut temenku, tahun depan, sepertinya pertanian bakal booming. Hm…harus dipikirkan lagi dulu mau beli yang mana ya …



Recent Comments